Hallo Retno


Hallo Retno, apa kabar?

Menikah Itu Gimana Sih?


"Retno, menikah itu gimana sih?"

Sahabatku yang sedang mempersiapkan diri menuju pernikahan sakinah, ijinkan daku menjawab pertanyaan ini berdasarkan pengalaman pribadi, juga dari pengalaman orang lain yang sudah menjalani pernikahan lebih dari 5 tahun.

Menikah itu adalah sebuah perjalanan panjaaaaaangg..... kalo misalnya kamu nikah umur 20 tahun, jatah usiamu adalah 70 tahun, berarti kamu akan menghabiskan masa 50 tahunmu itu bersama orang yang berstatus jodohmu. 50 tahun itu relatif sih. Bisa jadi sebentar, kalau kamu sangat menikmati saat-saat bersamanya. Bisa jadi lama dan menyiksa bila kamu tidak menikmati perjalanan hidupmu dengannya.

Apakah berhenti sampai di situ?
TIDAK. Kalo ternyata kalian setelah mati sama-sama masuk sorga, maka kalian akan bersama lagi dalam keabadian. InsyaAllah. Tapi kalo ternyata enggak, maap ya Retno gak berani komen. hhehe...

Kita bahas sisa umur yang misalnya 50 tahun itu aja ya. Namanya juga perjalanan panjang, ada senangnya, ada sedih, ada kesel, ada bosen. Itu biasa. Karena kita menikah dengan orang lain yang latar belakangnya mungkin berbeda dengan kita, cara didik orang tuanya berbeda, ini itu nya beda.. ps: jangan pernah memaksa orang lain untuk menjadi seperti kita. Maka dari itu menikah tidak cukup alasannya jika cuma karena cinta. Dalam perjalanannya, cinta bisa hilang dan pernikahan bisa kandas di tengah jalan.

Harus ada motivasi kuat dari masing-masing pihak untuk mempertahankan rumah tangga. Menikah itu kan ibadah, jadi apapun lika likunya, kalau niatnya ibadah, insyaAllah akan bisa dilewati dengan hati yang lapang. entah itu kerikil kecil, atau badai topan sekalipun.


catatan tambahan dari grup whatsapp yang Retno ikutin:

Suami/ Istri dan anak pada akhirnya nanti akan meninggalkan kita. jadi jangan terlalu ngoyo harus menikah dengan si dia atau dia yang lain. Tetap nanti "di sana" yang dipertanyakan adalah, apakah kita sudah menjadi suami/istri yang baik bagi pasangan kita? sudah jadi orang tua yang baik bagi anak-anak kita? Fokus pada amalan diri sendiri buat di akhirat nanti.
Syukur Alhamdulillah jika memang orang yang kamu taksir itu adalah jodohmu, tetapi jika Allah berkehendak menjodohkanmu dengan orang lain, legowo saja. itu ujian. Tetap bersangka baik sama Allah.

Suami / Istri itu adalah "alat" yang Allah gunakan untuk menguji keimanan kita, juga untuk menggapai ridho-Nya.Fokus pada cintanya Allah, bukan cinta pasangan kita. sebab kalau Allah sudah cinta, Allah akan gerakkan hati pasangan kita untuk juga mencintai kita.

Menghafal Quran (2)


Dua tahun lalu, aku pernah posting Metode Menghafal Quran. Bahkan nyaris lupa pernah posting itu. Namanya juga mood, suka naik turun. Tak terkecuali mood aku dalam menghafal. Atas jalan yang pernah terabaikan ~

Qadarullah bertemu dengan seseorang di Instagram gegara salah sambung. Gak disangka ternyata Allah punya rencana indah karena mempertemukan aku dengan dia. Namanya Nurlies, seumuran denganku, dan dia ngajakin aku menghafal qur'an 1 day 1 ayat yang disetor via Whatsapp.

Setor satu ayat, lalu terjemahkan pulak ayat itu per kata. Sebelum setor via pesan audio whatsapp, aku rekam dulu suaraku, biar yakin kalau bacaanku sudah benar. Alhamdulillah cara seperti ini bisa membuat hafalan tahan lebih lama.

Setelah dipraktekkan beberapa hari, ternyata mudah, yang sulit itu istiqomah menghafalnya setiap hari. inget yaa.... i-s-t-i-q-o-m-a-h.

Beberapa hari yang lalu kita ketemuan di Masjid Ukhuwah Islamiyah bersama dua temannya yang masih imut-imuut. hhehe... masih 19 tahun tapi luar biasa banget ilmunya. Pokoknya Nurlies dan teman-temannya sudah sangat mengakrabi Al-Quran dan berada di antara mereka bikin aku merasa kayak remah-remah ciki.
*ini gak harus disampaikan sih, tapi sangat emosional kalau inget kejadian itu yang bikin aku minderrr banget. "Retno, Qur'an kamu mana?" kagak bawa, gaes. Sedangkan mereka selalu membawanya ke mana-mana.

Balik ke cerita. Kita ketemuan di Masjid UI dan Nurlies memberikan wejangan untuk menghafal qur'an. Kucatat biar tak lupa, dan mungkin juga akan bermanfaat buat kalian yang masih belum mantap untuk menghafal 30 juz Qur'an.

  1. NIAT. Jika niat sudah tertanam, selanjutnya bedo'a sama Allah, minta supaya Allah izinkan kita untuk menghafal kalam-Nya.
  2. Dalam menghafal Qur'an, targetnya adalah bukan hafal 30 juz, tapi bagaimana kita bisa muroja'ah (mengulang hafalan) terus setiap hari. Bukannya sudah hafal lalu ditinggal.
  3. Yang terpenting dalam menghafal qur'an bukanlah karena kita bisa menghafalnya, tapi adalah ridho Allah. Kalo Allah ridho, insyaAllah akan mengalir keberkahan-Nya. Bisa menghafal lebih cepat dan membacanya dengan tartil, misalnya. 
  4. Jangan sombong. Jangan mentang-mentang sudah hafal suatu surat, lantas menganggap remeh. "ah surat ini, gampanggg...". Hati-hati. Allah yang ngasih hafalan itu untuk kita ingat, Allah juga yang berhak mencabut hafalan itu. Tetap rendah hati dan terus muroja'ah.
  5. Jangan juga merasa PD bisa menyelesaikan satu ayat kalau bacaannya masih terbata-bata. Lekas liat al-qur'annya. karena esensi menghafal adalah mengulangnya berkali-kali. akrabkan lisan pada setiap kata. Semakin banyak mengulang, semakin ingat, semakin banyak pahala.
  6. Pahami maknanya. Kalau bisa, tau artinya per kata. 
Itu saja yang bisa aku simpulkan dari pertemuan kami. Mengutip ceramahnya ustadz Nouman Ali Khan, "put your effort, and Allah gave His barakah"

---

Orang-orang berlalu lalang. Datang untuk singgah sebentar, lalu pergi. Di antaranya ada sebuah pertemuan singkat yang menjadi awal dari pertemuan-pertemuan selanjutnya. Semoga Allah selalu jaga ukhuwah kita sampai di surga-Nya kelak.

Resep Masakan Ayam Kecap

gambar diambil dari resepumi.com

Kangen sama masakan ibu, dulu sering banget dimasakin ayam kecap sama ibu. Coba-coba cari resepnya di Youtube, ternyata gampang banget masak ayam kecap. Bahan-bahannya mudah didapat (mostly ready stock di kulkas), prosesnya pun cuma sekitar setengah jam.

BAHAN-BAHAN :
  • 500 gr Ayam potong
  • 1 bh Jeruk nipis
  • 1 Ruas jahe
  • 4 Siung bawang putih
  • 1/2 Bawang bombay
  • 1 bh Tomat
  • 1 sdm Merica bubuk
  • Secukupnya Kecap manis
  • Secukupnya Garam
  • Secukupnya Bawang daun
  • 250 ml Air
CARA MEMASAK:
  • Lumuri ayam potong dengan air perasan jeruk nipis. Diamkan selama 15 menit.
  • Setelah itu, rebus ayam hingga setengah matang. Kurang lebih 10-15 menit. (boleh digoreng boleh direbus. Retno lebih suka ayamnya direbus). 
  • Geprek jahe dan bawang putih, iris bawang bombay, iris bawang daun, iris tomat.
  • Tumis bawang putih, jahe, dan bawang bombay hingga harum
  • Masukkan ayam yang telah direbus
  • Tuang air
  • Masukkan garam, merica bubuk, kecap, bawang daun, dan tomat.
  • Aduk-aduk hingga airnya hampir habis dan kecap meresap ke ayamnya. Nyummy ~



Cara Mendidik Anak Agar Soleh dan Solehah


Mumpung anak masih kecil, jangan sampai salah seperti saya ya. Anak pertama usia 22 thn hafal 18 juz. Anak kedua dan ketiga semua hafidz dan hafidzah. Tuntas 30 juz.

Tapi ...
Saya sedih karena untuk sholat saja mereka masih diingatkan dan disuruh. Saya menangis saat saya baru sadar bahwa ada yg terlewat kala itu.

***
Fitrah keimanan (dibahas saat workshop) yg harusnya ditanam di 7 tahun pertama hidupnya ternyata lupa saya kawal lebih ketat dan belum tuntas. Dan sekarang kami harus "restart" dari awal untuk mengulang proses yg terlewat".

Hmm,,,Jazakumullah khairan katsira nasehat berharganya pak,,,
Satu hal lagi yg saya dapat saat mengikuti worshop home education based fitrah and tallent di semarang beberapa waktu lalu bersama ust harry.

Didiklah anak sesuai fitrah. 
Fitrah apa?
Ada bbrp fitrah.
Diantaranya fitrah iman, fitrah belajar, fitrah bakat dan fitrah seksualitas.
Fitrah seksualitas?
Wow, , ,
gimana itu?

***
Mendidik anak sesuai fitrah seksualitas artinya mengenalkan anak bagaimana bersikap, berpikir, dan merasa seperti gendernya.

Jika ia anak perempuan, maka kita bangkitkan fitrah seksulitasnya sbg perempuan.
Jika ia laki2, maka kita bangunkan fitrah seksualitasnya sebagai laki2.
Pertanyaan berikutnya yg muncul, bagaimana tekhnis membangkitkan fitrah seksualitas ini ?
Ada beberapa tahap yg perlu kita kawal di tiap fasenya.

***
Usia 0 - 2 tahun
Pada usia ini anak harus dekat dengan bundanya.
Pendidikan tauhid pertama adalah menyusui anak sampai 2 tahun.
Menyusui, bukan memberi asi.
Langsung disusui tanpa pumping dan tanpa disambi pegang hp.

***
Usia 3 - 6 tahun
Pada usia ini anak harus dekat dengan kedua orang tuanya.
Dekat dengan bundanya, juga dekat dengan ayahnya.
Perbanyak aktivitas bersama.

***
Usia 7 - 10 tahun
Pada usia ini dekatkan anak sesuai gendernya.
Jika anak laki2, maka dekatkan dengan ayahnya.
Ajak anak beraktifitas yg menonjolkan sisi ke-maskulin-annya.
Nyuci motor, akrab dg alat2 pertukangan, dsb.
Jika anak perempuan, maka dekatkan dengan bundanya.
Libatkan anak dalam aktifitas yg menonjolkan ke-feminin-annya.
Stop katering dan banyak utak atik di dapur bersama anak, melibatkan saat bersih2 rumah, menjahit dsb.

***
Usia 11 - 14 tahun
Usia ini sudah masuk tahap pre aqil baligh akhir dan pada usia ini mulailah switch/menukar kedekatan.
Lintas gender.
Jika anak laki2, maka dekatkan pada bundanya.
Jika anak perempuan, maka dekatkan pada ayahnya.

*
Ada sebuah riset yg menunjukkan jika seorang anak perempuan tidak dekat dengan ayahnya pada fase ini maka data menunjukkan anak tsb 6x lebih rentan akan ditiduri oleh laki2 lain. Di sebuah artikel parenting, dulu saya juga menemukan hal senada.

Jika tdk dekat dg ayahnya, maka anak perempuan akan mudah terpikat dengan laki2 yg menawarkan perhatian dan cinta meski hanya untuk kepuasan dan mengambil keuntungan semata.

Logis juga sih.
Saat ada laki2 yg memuji kecantikannya, mungkin ananda gak gampang silau krn ada ayahnya yg lebih sering memujinya. Kalau ada laki2 yg memberikan hadiah, ananda tak akan gampang klepek2 krn ada ayahnya yang lebih dulu mencurahkan perhatian dan memberi hadiah.

Pada fase ini jika anak perempuan harus dekat dg ayahnya, maka sebaliknya, anak laki2 harus dekat dengan bundanya. Efek yg sangat mungkin muncul jika tahap ini terlewat, maka anak laki2 punya potensi lebih besar untuk jadi suami yg kasar, playboy, dan tidak memahami perempuan.

Ada yang tanya, lho kalau ortunya bercerai atau LDR bagaimana?
Hadirkan sosok lain sesuai gender yg dibutuhkan.

Misal saat ia tak punya ayah, maka cari laki2 lain yg bs menjadi sosok ayah pengganti.
Bisa kakek, atau paman. Sama dengan rasulullah. Meskipun tak punya ayah dan ibu, tapi rasulullah tak pernah kehilangan sosok ayah dan ibu. Ada kakek dan pamannya. Ada nenek, bibi dan ibu susunya.

***
Fase berikutnya setelah 14 thn bagaimana?

Sudah tuntas. Krn jumhur ulama sepakat usia 15 thn adalah usia aqil baligh. Artinya anak kita sudah "bukan" anak kita lagi. Ia telah menjelma menjadi orang lain yg sepadan dengan kita. Maka fokus dan bersabarlah mendampingi anak2, karna kita hanya punya waktu 14thn saja.

Saling mengingatkan, saling menguatkan, saling mendoakan ya teman2. Moga allah mampukan dan bisa mempertanggungjawabkan amanah ini kelak di hari penghitungan..

Selamat berkumpul dan merajut cinta bersama keluarga.
Apapun keadaannya, jangan lupa bersyukur dan bahagia.

Semoga bermanfaat
Dapat copas dr teman. (Retno copas dari FB)

Penulis : euis kurniawati

Resep Masakan Praktis: Nasi Ayam

Mbak Mia, orang yang ngasih resep ini, menyebutnya "Nasi Ayam". Rasanya enak, bikinnya simple. Resep 3 in 1 ini mah. Haha...

penampakan hasil masakan Retno.
keliatannya kurang mengunggah selera,
tapi aslinya enak. *iyalah masakan sendiri :))

Okeh, ada beberapa tahapan cara membuat nasi ayam praktis dan lezat ini.

1. Pengolahan AYAM

Bahan:

  • 1/2 Ayam
  • 3 siung bawang putih
  • 1 ruas jahe
  • 2L air
  • 2sdm minyak wijen
  • 2sdm kecap asin
Cara Membuat:
  • Rebus 2L air
  • Cuci ayam sampai bersih, ayamnya jangan dipotong-potong dulu.
  • Geprek bawang putih, iris-iris jahe. Masukkan ke dalam air yang direbus tadi beserta ayam.
  • Jika ayam sudah matang, angkat, tiriskan. 
  • Taruh ayam ke dalam wadah besar untuk dilumuri minyak wijen dan kecap asin. Aduk-aduk selagi panas agar minyak wijen dan kecap asin dapat meresap ke ayam.
  • Potong ayam kecil-kecil.
Itu cara mengolah ayam. Air rebusan ayam jangan dibuang ya, karena akan kita pakai untuk menanak nasi dan membuat sup.


2. Pengolahan NASI

Bahan:

  • 1 L beras
  • Air rebusan ayam
  • 2 sdm margarin
  • Secukupnya penyedap rasa "ayam"
  • 4 lbr daun pandan
  • 3 siung bawang putih digeprek
  • 1 ruas jahe diiris
Cara membuat:
  • Masak nasi dengan ricecooker. Masukkan semua bahan di atas, aduk-aduk, tutup.
  • Tunggu hingga nasi matang.

3. Pengolahan SUP

Bahan:

  • Air rebusan ayam
  • Secukupnya penyedap rasa "ayam"
  • Garam
  • Jamur Enoki (atau jamur lain, atau bahan lainnya juga boleh, sesuai selera)
Cara membuat:
  • Rebus kembali air rebusan ayam, masukkan semua bahan.
  • Tunggu matang.
  • Sajikan.
4. Membuat Sambal untuk cocolan ayam.

Bahan:
  • 1 bh jeruk limau
  • 5 siung bawang putih
  • 10 bh cabai rawit hijau. (perbandingan 1:2 dengan bawang putih)
  • kecap asin secukupnya
Cara membuat:
  • iris cabai rawit hijau
  • cacah bawang putih
  • peras jeruk limau
  • masukkan bahan-bahan di atas dalam satu wadah, siram dengan kecap asin.
------
OK, itu cara membuat masakan praktis "nasi ayam". Retno sih sukaaa banget sama masakan ini. Terutama sama ayam yang dicocol sambal. Sayangnya pak suami keliatan tidak bersemangat (walaupun dimakan juga sih, ayamnya doang, gak pake sambal). Mungkin lain kali sambal bawang putih itu diganti dengan sambal limau saja kali ya.. lebih ngindonesiawi. wkwkwk...

Cara Membuat JASUKE (Jagung Susu Keju)

Assalamu'alaikum...

Sore mendung begini enaknya makan yang anget-anget. Langsung kepikiran bikin JASUKE (Jagung Susu Keju). Hhihi.. memang bahannya mudah didapat, pun cara membuatnya cepat. Secepat aku yang memutuskan untuk menerima lamaran si dia. *eh


Bahan yang dibutuhkan:

  • Jagung manis 1 bonggol
  • Mentega 2 sdm
  • Keju sesuai selera
  • Susu kental manis sesuai selera
Cara membuat:
  • rebus jagung
  • setelah matang, masukkan mentega. Aduk-aduk hingga rata.
  • sajikan selagi hangat di dalam mangkuk cantik favoritmu.
  • tambahkan keju sesuai selera.
  • siram dengan susu kental manis.
Nah... itulah cara membuat jajanan JASUKE. Mudah, bukan? Selamat mencoba.

Search This Blog