Resep Silky Puding Mangga Kekinian

Malam taun baru, nyoba bikin silky puding mangga yang sedang kekinian. Enakan bikin sendiri lah pokoknya.

puding mangga masih baru matang, taro di lantai biar cepet dingin

setelah panasnya hilang, masukkan kulkas


Bahan:
  • 2.5 liter air
  • 250 gr gula pasir
  • 1 sdm maizena
  • 15 gr nutrijel rasa mangga
  • 3 bh mangga
  • 1/2 Kaleng SKM (susu kental manis)
  • Secukupnya garam


Cara membuat:

  1. Masak air, gula pasir, garam, maizena, nutrijel, SKM hingga mendidih. Matikan kompor.
  2. Blender 2 buah mangga dengan menggunakan air agar-agar yang telah kita masak tadi (secukupnya saja untuk menghaluskan mangga).
  3. Tuang jus mangga ke dalam panci berisi air agar-agar pada proses no.1.
  4. Nyalakan kembali kompornya dan masak lagi sampai mendidih.
  5. Setelah mendidih, matikan kompor. tuang Fruity acid bawaan nutrijel ke dalam panci dan aduk hingga rata. 
  6. Tuang agar-agar ke dalam cup.
  7. potong kecil-kecil 1 buah mangga untuk dijadikan topping pada cup puding.
Resep ini bisa buat 30-50 cup agar-agar ukuran kecil. Kenapa kita pakai cup? Karena ini puding jadinya lembek banget (Puding Sedot) jadi kalau pakai cetakan puding yang besar itu nggak akan bisa berdiri kokoh. Meskipun sudah masuk kulkas, puding ini akan tetap lembut dan lembek. Enak sih... hhihi... coba aja. 

Resep Kolak Biji Salak Rainbow Lembut dan Enak

Minggu pagi enaknya bikin cemilan kolak biji salak warna warni atau yang lebih hits disebut "rainbow". Kuahnya gurih, biji salaknya lembut.

kolak biji salak dengan santan sasa


Bahan:
  • 500 gr Ubi
  • 150 gr Sagu
  • Secukupnya Vanili
  • Secukupnya Gula Merah
  • Secukupnya Garam
  • Pewarna hijau dan merah untuk makanan
  • Santan Sasa

Cara Membuat:
  • Kupas ubi, cuci, potong beberapa bagian agar cepat matang, rebus hingga lunak.
  • Tiriskan ubi, lumatkan sambil dicampur sagu. Terus uleni sampai ubi dan sagu bersatu.
  • Bagi menjadi 3 bagian, lalu masing-masing beri pewarna merah, dan hijau. satu bagian lagi tidak usah diberi pewarna.
  • Bentuk bulat-bulat adonan tadi, kita sebut biji salak.
  • Masak air hingga mendidih dan masukkan biji salak tadi hingga mengambang, angkat.
  • Masak air, masukkan gula, garam, dan vanili. Aduk hingga mendidih. Masukkan biji salak.
  • Masak santan cair Sasa, beri sedikit air, untuk pelengkap dalam sajian.

Oh ya, perlu kamu semua ketahui bahwa santan itu sebenarnya sehat. Sama seperti Sasa Santan Kelapa yang juga sehat. Hanya saja terkadang kita salah dalam memasak santan.

Santan itu harus dimasak dengan kondisi api yang sedang dan dalam waktu yang tidak terlalu lama. Santan tidak boleh dibiarkan dalam keadaan menggunpal dan pecah. Jika dibiarkan kandungan baik di dalamnya akan menghilang. Jadi sebaiknya selama proses memasak harus terus di aduk.

Apalagi kalau kita menggunakan Sasa Santan Kelapa, cukup kamu masukkan saja pada bagian terakhir dimana semua bumbu telah matang. Jadi tinggal dimasak dalam beberapa menit saja. hal ini untuk menjaga aroma dan rasa tetap sesegar kelapa yang diperas langsung. Juga Sasa santan Kelapa itu tanpa pengawet.

Sasa Santan, Aslinya Santan yuk cobain berkreasi dengan santan sasa.

Mudah dan Praktisnya Membuat Telor Ceplok Santan Pedas

Olahan santan selalu menghasilkan makanan yang lezat dengan rasa gurih yang nikmat. Kali ini, Retno akan membahas mengenai salah satu makanan khas Indonesia, yaitu Telur Ceplok Goreng Santan Pedas. Sajian berbahan dasar telur dan santan ini memiliki sensasi rasa gurih dan pedas yang unik. Anda mungkin bisa menjadikan Telur Ceplok Goreng Santan Pedas sebagai menu andalan untuk hidangan keluarga anda. 



Resep untuk membuat Telur Ceplok Goreng Santan Pedas tidak sulit untuk dipraktekkan. Bahan dan bumbu yang dibutuhkan pun tidak sulit untuk di dapatkan. Jika anda tertarik untuk mencoba, berikut ini ada resep membuat Telur Ceplok Santan Pedas yang mudah untuk dipraktekkan. Sebelum memasak, resep ini dapat digunakan untuk 8 porsi penyajian. 

Bumbu dan Bahan Telur Ceplok Santan Pedas:
  • 8 butir telur ayam, 4 lembar daun jeruk yang dibuang tulang daunnya, 2 lembar daun salam, 1 papan petai atau sekitar 15 butir. dibelah dua. 1 1/4 sendok teh gula pasir, 1 batang serai bagian putih, memarkan. 3 sendok makan minyak, 2 sendok teh air asam (dibuat dari 1 sendok teh asam jawa ditambah 1 sendok makan air) dan 2 sendok teh garam
  • 1 bungkus Sasa Santan Kelapa. Mengapa tidak menggunakan perasan santan yang langsung dari kelapa segara saja? tapi kog malah pakai Sasa Santan Kelapa? Ini nih rahasia resep baru yang sangat praktis dan mudah. kualitas Sasa Santan Kelapa dengan santan kelapa yang baru diperas, itu sama saja. bahkan Sasa Santan Kelapa ini dikemas dengan teknologi modern dan dibungkus dalam keadaan sudah matang dan siap pakai. Jadi ketika digunakan tinggal menuangkanya saja tanpa harus repot-repot memasaknya. 
Bumbu halus Telur Ceplok Santan Pedas, terdiri dari:
  • 1/2 sdt ketumbar yang disangrai, 1/2 sdt merica, 2 buah cabai rawit, dan 4 buah cabai merah bisa ditambah bila kamu penggemar rasa super pedas
  • Tambahkan pula 3 siung bawang putih, 7 butir bawang merah, 1 cm lengkuas, 2 cm kunyit yang dibakar dan 4 butir kemiri yang disangrai
Cara Memasak Telur Ceplok Santan Pedas:
  1. Ceplok telur satu per satu, tiriskan setelah matang hingga minyaknya hilang.
  2. tumis bumbu halus, daun jeruk, serai dan daun salam sampai aroma harumnya tercium.
  3. masukkan petai, aduk-aduk hingga petai layu
  4. tambahkan telur yang sudah diceplok tadi, aduk hingga rata
  5. masukkan Sasa santan Kelapa, gula, garam, dan air asam. Masak hingga olahan matang atau santan tampak mendidih.
  6. hidangan siap disajikan.

Oh ya, perlu kamu semua ketahui bahwa santan itu sebenarnya sehat. Sama seperti Sasa Santan Kelapa yang juga sehat. Hanya saja terkadang kita salah dalam memasak santan. 

Santan itu harus dimasak dengan kondisi api yang sedang dan dalam waktu yang tidak terlalu lama. Santan tidak boleh dibiarkan dalam keadaan menggunpal dan pecah. Jika dibiarkan kandungan baik di dalamnya akan menghilang. Jadi sebaiknya selama proses memasak harus terus di aduk. 

Apalagi kalau kita menggunakan Sasa Santan Kelapa, cukup kamu masukkan saja pada bagian terakhir dimana semua bumbu telah matang. Jadi tinggal dimasak dalam beberapa menit saja. hal ini untuk menjaga aroma dan rasa tetap sesegar kelapa yang diperas langsung. Juga Sasa santan Kelapa itu tanpa pengawet. 

Sasa Santan, Aslinya Santan cocok banget buat pecinta produk praktis, lezat dan bergizi.

Menikah Itu Gimana Sih?


"Retno, menikah itu gimana sih?"

Sahabatku yang sedang mempersiapkan diri menuju pernikahan sakinah, ijinkan daku menjawab pertanyaan ini berdasarkan pengalaman pribadi, juga dari pengalaman orang lain yang sudah menjalani pernikahan lebih dari 5 tahun.

Menikah itu adalah sebuah perjalanan panjaaaaaangg..... kalo misalnya kamu nikah umur 20 tahun, jatah usiamu adalah 70 tahun, berarti kamu akan menghabiskan masa 50 tahunmu itu bersama orang yang berstatus jodohmu. 50 tahun itu relatif sih. Bisa jadi sebentar, kalau kamu sangat menikmati saat-saat bersamanya. Bisa jadi lama dan menyiksa bila kamu tidak menikmati perjalanan hidupmu dengannya.

Apakah berhenti sampai di situ?
TIDAK. Kalo ternyata kalian setelah mati sama-sama masuk sorga, maka kalian akan bersama lagi dalam keabadian. InsyaAllah. Tapi kalo ternyata enggak, maap ya Retno gak berani komen. hhehe...

Kita bahas sisa umur yang misalnya 50 tahun itu aja ya. Namanya juga perjalanan panjang, ada senangnya, ada sedih, ada kesel, ada bosen. Itu biasa. Karena kita menikah dengan orang lain yang latar belakangnya mungkin berbeda dengan kita, cara didik orang tuanya berbeda, ini itu nya beda.. ps: jangan pernah memaksa orang lain untuk menjadi seperti kita. Maka dari itu menikah tidak cukup alasannya jika cuma karena cinta. Dalam perjalanannya, cinta bisa hilang dan pernikahan bisa kandas di tengah jalan.

Harus ada motivasi kuat dari masing-masing pihak untuk mempertahankan rumah tangga. Menikah itu kan ibadah, jadi apapun lika likunya, kalau niatnya ibadah, insyaAllah akan bisa dilewati dengan hati yang lapang. entah itu kerikil kecil, atau badai topan sekalipun.


catatan tambahan dari grup whatsapp yang Retno ikutin:

Suami/ Istri dan anak pada akhirnya nanti akan meninggalkan kita. jadi jangan terlalu ngoyo harus menikah dengan si dia atau dia yang lain. Tetap nanti "di sana" yang dipertanyakan adalah, apakah kita sudah menjadi suami/istri yang baik bagi pasangan kita? sudah jadi orang tua yang baik bagi anak-anak kita? Fokus pada amalan diri sendiri buat di akhirat nanti.
Syukur Alhamdulillah jika memang orang yang kamu taksir itu adalah jodohmu, tetapi jika Allah berkehendak menjodohkanmu dengan orang lain, legowo saja. itu ujian. Tetap bersangka baik sama Allah.

Suami / Istri itu adalah "alat" yang Allah gunakan untuk menguji keimanan kita, juga untuk menggapai ridho-Nya.Fokus pada cintanya Allah, bukan cinta pasangan kita. sebab kalau Allah sudah cinta, Allah akan gerakkan hati pasangan kita untuk juga mencintai kita.

Menghafal Quran (2)


Dua tahun lalu, aku pernah posting Metode Menghafal Quran. Bahkan nyaris lupa pernah posting itu. Namanya juga mood, suka naik turun. Tak terkecuali mood aku dalam menghafal. Atas jalan yang pernah terabaikan ~

Qadarullah bertemu dengan seseorang di Instagram gegara salah sambung. Gak disangka ternyata Allah punya rencana indah karena mempertemukan aku dengan dia. Namanya Nurlies, seumuran denganku, dan dia ngajakin aku menghafal qur'an 1 day 1 ayat yang disetor via Whatsapp.

Setor satu ayat, lalu terjemahkan pulak ayat itu per kata. Sebelum setor via pesan audio whatsapp, aku rekam dulu suaraku, biar yakin kalau bacaanku sudah benar. Alhamdulillah cara seperti ini bisa membuat hafalan tahan lebih lama.

Setelah dipraktekkan beberapa hari, ternyata mudah, yang sulit itu istiqomah menghafalnya setiap hari. inget yaa.... i-s-t-i-q-o-m-a-h.

Beberapa hari yang lalu kita ketemuan di Masjid Ukhuwah Islamiyah bersama dua temannya yang masih imut-imuut. hhehe... masih 19 tahun tapi luar biasa banget ilmunya. Pokoknya Nurlies dan teman-temannya sudah sangat mengakrabi Al-Quran dan berada di antara mereka bikin aku merasa kayak remah-remah ciki.
*ini gak harus disampaikan sih, tapi sangat emosional kalau inget kejadian itu yang bikin aku minderrr banget. "Retno, Qur'an kamu mana?" kagak bawa, gaes. Sedangkan mereka selalu membawanya ke mana-mana.

Balik ke cerita. Kita ketemuan di Masjid UI dan Nurlies memberikan wejangan untuk menghafal qur'an. Kucatat biar tak lupa, dan mungkin juga akan bermanfaat buat kalian yang masih belum mantap untuk menghafal 30 juz Qur'an.

  1. NIAT. Jika niat sudah tertanam, selanjutnya bedo'a sama Allah, minta supaya Allah izinkan kita untuk menghafal kalam-Nya.
  2. Dalam menghafal Qur'an, targetnya adalah bukan hafal 30 juz, tapi bagaimana kita bisa muroja'ah (mengulang hafalan) terus setiap hari. Bukannya sudah hafal lalu ditinggal.
  3. Yang terpenting dalam menghafal qur'an bukanlah karena kita bisa menghafalnya, tapi adalah ridho Allah. Kalo Allah ridho, insyaAllah akan mengalir keberkahan-Nya. Bisa menghafal lebih cepat dan membacanya dengan tartil, misalnya. 
  4. Jangan sombong. Jangan mentang-mentang sudah hafal suatu surat, lantas menganggap remeh. "ah surat ini, gampanggg...". Hati-hati. Allah yang ngasih hafalan itu untuk kita ingat, Allah juga yang berhak mencabut hafalan itu. Tetap rendah hati dan terus muroja'ah.
  5. Jangan juga merasa PD bisa menyelesaikan satu ayat kalau bacaannya masih terbata-bata. Lekas liat al-qur'annya. karena esensi menghafal adalah mengulangnya berkali-kali. akrabkan lisan pada setiap kata. Semakin banyak mengulang, semakin ingat, semakin banyak pahala.
  6. Pahami maknanya. Kalau bisa, tau artinya per kata. 
Itu saja yang bisa aku simpulkan dari pertemuan kami. Mengutip ceramahnya ustadz Nouman Ali Khan, "put your effort, and Allah gave His barakah"

---

Orang-orang berlalu lalang. Datang untuk singgah sebentar, lalu pergi. Di antaranya ada sebuah pertemuan singkat yang menjadi awal dari pertemuan-pertemuan selanjutnya. Semoga Allah selalu jaga ukhuwah kita sampai di surga-Nya kelak.

Resep Masakan Ayam Kecap

gambar diambil dari resepumi.com

Kangen sama masakan ibu, dulu sering banget dimasakin ayam kecap sama ibu. Coba-coba cari resepnya di Youtube, ternyata gampang banget masak ayam kecap. Bahan-bahannya mudah didapat (mostly ready stock di kulkas), prosesnya pun cuma sekitar setengah jam.

BAHAN-BAHAN :
  • 500 gr Ayam potong
  • 1 bh Jeruk nipis
  • 1 Ruas jahe
  • 4 Siung bawang putih
  • 1/2 Bawang bombay
  • 1 bh Tomat
  • 1 sdm Merica bubuk
  • Secukupnya Kecap manis
  • Secukupnya Garam
  • Secukupnya Bawang daun
  • 250 ml Air
CARA MEMASAK:
  • Lumuri ayam potong dengan air perasan jeruk nipis. Diamkan selama 15 menit.
  • Setelah itu, rebus ayam hingga setengah matang. Kurang lebih 10-15 menit. (boleh digoreng boleh direbus. Retno lebih suka ayamnya direbus). 
  • Geprek jahe dan bawang putih, iris bawang bombay, iris bawang daun, iris tomat.
  • Tumis bawang putih, jahe, dan bawang bombay hingga harum
  • Masukkan ayam yang telah direbus
  • Tuang air
  • Masukkan garam, merica bubuk, kecap, bawang daun, dan tomat.
  • Aduk-aduk hingga airnya hampir habis dan kecap meresap ke ayamnya. Nyummy ~



Cara Mendidik Anak Agar Soleh dan Solehah


Mumpung anak masih kecil, jangan sampai salah seperti saya ya. Anak pertama usia 22 thn hafal 18 juz. Anak kedua dan ketiga semua hafidz dan hafidzah. Tuntas 30 juz.

Tapi ...
Saya sedih karena untuk sholat saja mereka masih diingatkan dan disuruh. Saya menangis saat saya baru sadar bahwa ada yg terlewat kala itu.

***
Fitrah keimanan (dibahas saat workshop) yg harusnya ditanam di 7 tahun pertama hidupnya ternyata lupa saya kawal lebih ketat dan belum tuntas. Dan sekarang kami harus "restart" dari awal untuk mengulang proses yg terlewat".

Hmm,,,Jazakumullah khairan katsira nasehat berharganya pak,,,
Satu hal lagi yg saya dapat saat mengikuti worshop home education based fitrah and tallent di semarang beberapa waktu lalu bersama ust harry.

Didiklah anak sesuai fitrah. 
Fitrah apa?
Ada bbrp fitrah.
Diantaranya fitrah iman, fitrah belajar, fitrah bakat dan fitrah seksualitas.
Fitrah seksualitas?
Wow, , ,
gimana itu?

***
Mendidik anak sesuai fitrah seksualitas artinya mengenalkan anak bagaimana bersikap, berpikir, dan merasa seperti gendernya.

Jika ia anak perempuan, maka kita bangkitkan fitrah seksulitasnya sbg perempuan.
Jika ia laki2, maka kita bangunkan fitrah seksualitasnya sebagai laki2.
Pertanyaan berikutnya yg muncul, bagaimana tekhnis membangkitkan fitrah seksualitas ini ?
Ada beberapa tahap yg perlu kita kawal di tiap fasenya.

***
Usia 0 - 2 tahun
Pada usia ini anak harus dekat dengan bundanya.
Pendidikan tauhid pertama adalah menyusui anak sampai 2 tahun.
Menyusui, bukan memberi asi.
Langsung disusui tanpa pumping dan tanpa disambi pegang hp.

***
Usia 3 - 6 tahun
Pada usia ini anak harus dekat dengan kedua orang tuanya.
Dekat dengan bundanya, juga dekat dengan ayahnya.
Perbanyak aktivitas bersama.

***
Usia 7 - 10 tahun
Pada usia ini dekatkan anak sesuai gendernya.
Jika anak laki2, maka dekatkan dengan ayahnya.
Ajak anak beraktifitas yg menonjolkan sisi ke-maskulin-annya.
Nyuci motor, akrab dg alat2 pertukangan, dsb.
Jika anak perempuan, maka dekatkan dengan bundanya.
Libatkan anak dalam aktifitas yg menonjolkan ke-feminin-annya.
Stop katering dan banyak utak atik di dapur bersama anak, melibatkan saat bersih2 rumah, menjahit dsb.

***
Usia 11 - 14 tahun
Usia ini sudah masuk tahap pre aqil baligh akhir dan pada usia ini mulailah switch/menukar kedekatan.
Lintas gender.
Jika anak laki2, maka dekatkan pada bundanya.
Jika anak perempuan, maka dekatkan pada ayahnya.

*
Ada sebuah riset yg menunjukkan jika seorang anak perempuan tidak dekat dengan ayahnya pada fase ini maka data menunjukkan anak tsb 6x lebih rentan akan ditiduri oleh laki2 lain. Di sebuah artikel parenting, dulu saya juga menemukan hal senada.

Jika tdk dekat dg ayahnya, maka anak perempuan akan mudah terpikat dengan laki2 yg menawarkan perhatian dan cinta meski hanya untuk kepuasan dan mengambil keuntungan semata.

Logis juga sih.
Saat ada laki2 yg memuji kecantikannya, mungkin ananda gak gampang silau krn ada ayahnya yg lebih sering memujinya. Kalau ada laki2 yg memberikan hadiah, ananda tak akan gampang klepek2 krn ada ayahnya yang lebih dulu mencurahkan perhatian dan memberi hadiah.

Pada fase ini jika anak perempuan harus dekat dg ayahnya, maka sebaliknya, anak laki2 harus dekat dengan bundanya. Efek yg sangat mungkin muncul jika tahap ini terlewat, maka anak laki2 punya potensi lebih besar untuk jadi suami yg kasar, playboy, dan tidak memahami perempuan.

Ada yang tanya, lho kalau ortunya bercerai atau LDR bagaimana?
Hadirkan sosok lain sesuai gender yg dibutuhkan.

Misal saat ia tak punya ayah, maka cari laki2 lain yg bs menjadi sosok ayah pengganti.
Bisa kakek, atau paman. Sama dengan rasulullah. Meskipun tak punya ayah dan ibu, tapi rasulullah tak pernah kehilangan sosok ayah dan ibu. Ada kakek dan pamannya. Ada nenek, bibi dan ibu susunya.

***
Fase berikutnya setelah 14 thn bagaimana?

Sudah tuntas. Krn jumhur ulama sepakat usia 15 thn adalah usia aqil baligh. Artinya anak kita sudah "bukan" anak kita lagi. Ia telah menjelma menjadi orang lain yg sepadan dengan kita. Maka fokus dan bersabarlah mendampingi anak2, karna kita hanya punya waktu 14thn saja.

Saling mengingatkan, saling menguatkan, saling mendoakan ya teman2. Moga allah mampukan dan bisa mempertanggungjawabkan amanah ini kelak di hari penghitungan..

Selamat berkumpul dan merajut cinta bersama keluarga.
Apapun keadaannya, jangan lupa bersyukur dan bahagia.

Semoga bermanfaat
Dapat copas dr teman. (Retno copas dari FB)

Penulis : euis kurniawati

Search This Blog